BAHAGIA
Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=0oyTol3SRk4&t=34s
Pdm. Yehuda Yermiadi Rabu 11 November 2020
NATS :
1 Petrus 3:14"Tetapi
sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia."
PENDAHULUAN :
Karena kita mendekati bulan natal, maka kita akan melihat sisi kehidupan
seorang wanita bernama Maria yang menjadi ibu Yesus.
Benarkah Maria adalah ibu yang berbahagia seperti yang disebutkan oleh
seorang perempuan dalam Lukas 11:27 ?
Karena suatu kali saat Yesus sedang berkotbah, ada seorang perempuan yang
berseru dan berkata : Lukas 11:27 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari
antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah
mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."
Menurut perempuan itu, Maria ibu Yesus adalah ibu yang paling BERBAHAGIA
!
PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN :
Apakah makna kata BERBAHAGIA bagi Maria dan bagi
orang percaya ?
PEMBAHASAN :
I.
BAGAIMANA KEADAAN MARIA SAAT MENGANDUNG DAN SETELAH
MELAHIRKAN YESUS, BENARKAH MARIA BAHAGIA MENJALANI HARI-HARI DALAM HIDUPNYA ?
1.
Saat maria mengandung, Maria justru mengalami tekanan batin yang luar biasa, karena
dia belum bersuami tetapi telah mengandung. Walaupun dikandung dari Roh Kudus
tetapi masyarakat akan sulit memahami ketika dia bercerita bahwa seorang
malaikat mendatanginya dan kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Yusuf tunangannya saja nggak percaya, bahkan ingin menceraikan dengan diam-diam, sampai akhirnya seorang
malaikat mendatangi Yusuf secara pribadi untuk menceritakan kronologi kehamilan
Maria.
2.
Saat bayi Yesus akan lahir, Maria tidak dapat tempat
penginapan, sampai akhirnya terpaksa dia melahirkan di sebuah kandang binatang.
Lukas
2:6 Ketika
mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, 2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki,
anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada
tempat bagi mereka di rumah penginapan.
3.
Setelah bayi Yesus lahir, saat berusia sekitar 1-2 tahun,
maria dan Yusuf terpaksa harus mengungsi ke Mesir, karena bayi Yesus dicari
herodes untuk dibunuh.(Matius 2:13-14) Matius 2:13 Setelah orang-orang majus itu
berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan
berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke
Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes
akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." 2:14 Maka
Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu
menyingkir ke Mesir, 2:15 dan tinggal
di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang
difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
4.
Kebutuhan keluarga, Pekerjaan Yusuf sang suami
adalah seorang tukang kayu, bukan orang kaya raya, tentunya berbicara soal
kebutuhan hidup mereka harus mengelola keuangan sedemikian rupa supaya bisa
bertahan hidup.
5.
Ditekan/diintimiadasi dari
tua-tua Yahudi , orang Farisi dan para ahli torat. Terpaksa Maria, menjemput dan
mengajak paksa Yesus untuk pulang karena Yesus dianggap sudah tidak waras.
Mengapa ? karena Maria dan keluarganya dbawah
tekanan dari tua-tua agama, orang farisi dan saduki yang mengintimidasi
mereka sehubungan dengan pelayanan yang dilakukan Yesus. Apalagi mujizat yang
dilakukan saat hari Sabat !
II.
BEBERAPA PERISTIWA DAN TRAGEDI YANG TERJADI, KITA BISA
LIHAT BAHWA MARIA JAUH DARI KATA BAHAGIA
! TETAPI, BENARKAH MARIA TIDAK BAHAGIA ?
KITA AKAN MELIHAT
TERNYATA BETAPA BAHAGIANYA MARIA :
1.
Maria satu-satunya wanita yang dikaruniai Allah untuk melahirkan Yesus
2.
Yusuf akhirnya mengambil maria menjadi istrinya.
3.
Maria dan Yusuf suaminya, menikmati komunikasi dengan Allah. baik
melalui malaikat maupun melalui mimpi
4.
Saat kelahiran Yesus walaupun di kandang, TETAPI ALLAH SANG CREATOR,
menciptakan suasana kebahagiaan di sana bagi Yusuf dan Maria. para gembala
datang dan menyampaikan berita sukacita tentang yesus. dalam Lukas 2:17-19 mereka bercerita
bagaimana malaikat memberitakan kesukaan besar bagi seluruh bangsa atas
lahirnya Sang Juruselamat.dan malaikat2 memuji Allah di atas padang yang sunyi
sepi. Lukas 2:19 Tetapi
Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. (ini sikap seorang yang bahagia)
5.
Saat orang majus dari Timur (para raja dari Timur) datang sujud
menyembah pada bayi Yesus dan mempersembahkan emas, kemenyan dan Mur,
membangkitkan kebahagiaan tersendiri bagi Maria dan Yusuf.diperkirakan saat itu
bayi Yesus berumur sekitar 2 tahun, karena dijelaskan bahwa orang Majus menemui
mereka di rumah.
Matius
2:11 Maka
masuklah mereka ke dalam rumah
itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah
Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan
persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur
6.
Tulisan
Lukas 2:52 Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah
hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. à siapa ibu yang tidak bangga hikmat anaknya di
atas rata-rata dan memiliki kasih yang berlimpah-limpah kepada siapa saja.
7.
Di awal pelayanan Yesus, Maria menunjukkan tindakan dari seorang ibu
yang berbahagia karena anaknya menjadi solusi atas masalah dalam pesta
perkawinan di Kana.
8. Lukas 1:46 (ini merupakan nyanyian puji-pujian Maria) Lalu
kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, 1:47 dan
hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, 1:48 sebab
Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari
sekarang segala keturunan akan menyebut
aku berbahagia, 1:49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan
perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
KESIMPULAN :
1. Maria berbahagia karena dia mendengar dan memelihara
Firman Tuhan dalam hidupnya. Lukas 11:28 Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia
ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."
2. Kebahagiaan tidak selalu berbicara tentang
kesenangan dan kelebihan yang dimiliki, tetapi Kebahagiaan dialami ketika bisa
hidup taat di segala situasi bahkan situasi yang sangat berat, penuh
penderitaan, tetapi kita tetap hidup seperti yang Tuhan mau, itu sebuah
kebahagiaan.
3. Dalam Kisah Rasul 5:41 "Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah
Agama dengan gembira (BERBAHAGIA), karena mereka telah dianggap
layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus."
Para Rasul, dan jemaat
mula-mula harus menghadapi masalah dan
penderitaan karena imannya kepada Kristus dan dalam memberitakan Injil.
Adakalanya
mereka harus menjalani sidang di Mahkamah Agama demi mempertanggungjawabkan
iman mereka. Namun meski
berada dalam tekanan, himpitan, ancaman dan tantangan yang teramat berat,
di mana nyawa menjadi taruhannya, mereka tetap bergembira(BERBAHAGIA), karena
mereka rela telah menderita bagi Kristus.
4. Kebahagiaan menurut Yesus kadang berbenturan dengan
konsep kebahagiaan secara jasmani ( seperti para rasul yang rela mati martir,
bukankah secara jasmani jauh dari kata bahagia) tetapi justru kebahagiaan
tercipta karena hati mereka sudah sangat terpikat dan tidak bisa dipisahkan
dengan hati Yesus.
dalam Roma 8:35-39 berkata :
Roma 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita
dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau
kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 8:36 Seperti
ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang
hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari
pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah
mengasihi kita. 8:38 Sebab aku
yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun
pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 8:39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas,
maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan
kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Kesalahan dalam memaknai arti kebahagiaan inilah yang seringkali
membuat banyak orang tidak merasakan kebahagiaan yang sejati. Kita lebih
sering tidak merasakan kebahagiaan
karena kita salah memaknai arti kebahagiaan itu.
Kunci utama kebahagiaan : BAGAIMANA HIDUP KITA MENYENANGKAN
HATI TUHAN !
“JANGAN KATAKAN, APA YANG TUHAN AKAN LAKUKAN UNTUK
MENYENANGKAN SAYA, TETAPI KATAKAN, APA YANG SAYA HARUS LAKUKAN UNTUK
MENYENANGKAN HATI TUHAN !!”
Lagu-lagu pendukung :
Kala ku cari
damai / Hanya kudapat dalam Yesus / Kala ku cari ketenangan
Hanya kutemui di dalam Yesus / Tak satu pun dapat menghiburku
Tak seorang pun dapat menolongku / Hanya Yesus jawaban hidupku
Reff :
Bersama Dia hatiku damai / Walau dalam lembah kekelaman
Bersama Dia hatiku tenang / Walau hidup penuh tantangan
Tak satu pun dapat menghiburku / Tak seorang pun dapat menolongku
Hanya Yesus jawaban hidupku
Jalan-Mu tak terselami / Oleh setiap hati
kami / Namun satu hal yang 'ku percaya
Ada rencana yang indah
Tiada terduga
kasih-Mu / Heran dan besar bagiku / Arti kehadiran-Mu s'lalu
Nyata di dalam hidupku
Penyertaan-Mu
sempurna / Rancangan-Mu pun dalam / Aman dan sejahtera
Walau ditengah badai
Inginku s'lalu
bersama / Rasakan keindahan / Arti kehadiran-Mu Tuhan
kekuatan di jiwaku / adalah bersamaMu / tak pernah ku ragukan kasihMu
bersamamu Bapa / ku lewati semua / perkenananMu yang teguhkan hatiku
Engkau yang bertindak / memberi pertolongan / anugerahMu besar
melimpah bagiku
Tuhan kumau menyenangkan-Mu / Tuhan bentuklah
hati ini
Jadi bejana untuk hormat-Mu / Cemerlang bagai emas murni
Tuhan kuserahkan
hatiku / Semua kuberikan pada-Mu
Kuduskan hingga tulus selalu / Agar aku menyenangkan-Mu
Menyenangkan-Mu,
senangkan-Mu / Hanya itu kerinduanku
Menyenangkan-Mu, senangkan hati-Mu / Hanya itu kerinduanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar