Tema : DISERTAI TUHAN
kotbah : Pdt. Yehuda Yermiadi
Harus kita akui bahwa tekanan hidup manusia dari waktu ke waktu
tidak akan semakin mudah, justru menjadi semakin sukar.
apa yang harus kita sadari sebagai orang Kristen dalam menjani
hidup penuh tekanan ini ? yaitu sadari bahwa KITA DISERTAI TUHAN !!
kita belum tahu apa yang akan terjadi di
depan nanti sebab itu sangat penting untuk kita memahami akan pentingnya
berjalan dalam penyertaan Allah.
Seorang anak tanpa disertai orang tua itu akan sangat
berbahaya ( selain belum berpengalaman dan lemah, bahaya pergaulan dan bahaya kejahatan
menjadi suatu ancaman)
Memang ada saat nya nanti kita semua akan mengalami
kehilangan penyertaan orangtua, karena satu persatu mereka akan meninggalkan
kita mendahului pulang ke rumah Bapa, tetapi terus yakinkan diri anda bahwa
Tuhan sampai kapanpun akan tetap menyertai kita bahkan sampai di masa akhir
hidup kita !!
Tuhan tetap menyertai kita di masa-masa tersulit dalam
hidup kita.
Memang Tuhan tidak pernah menghapus tantangan
kehidupan di sepanjang perjalanan sejarah kehidupan kita, karena di situlah
kita menemukan arti disertai Tuhan.
Sekalipun akan selalu sungai-sungai berarus
deras yang ingin menghanyutkan.
Sekalipun akan ada api kesulitan dan
penderitaan yang ingin membakar habis semangat hidup kita.
Tetapi disitulah kita makin disadarkan bahwa ada
Tuhan yang selalu beserta kita.
Janganlah berdoa agar tekanan dan beban
dijauhkan dari kita tetapi mintalah lengan dan bahu yang kuat untuk memikulnya.
Yusuf tidak alami disertai oleh orangtuanya lagi saat
dia di jual oleh saudara –saudaranya, tetapi Tuhan menyertai dia, INI JAUH
LEBIH PENTING , yaitu DISERTAI TUHAN SENANTIASA !!
Karena Mazmur 37:23-24 berkata :
"Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan
kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan
menopang tangannya."
Mengapa saat jatuh Tuhan menopang ? karena Tuhan beserta !!
Dan kalau Tuhan tidak menyertai, Yohanes 15:5b berkata :
"...sebab di luar Aku (Tuhan) kamu tidak dapat berbuat
apa-apa."
Samuel disertai Tuhan walaupun orangtuanya
tidak bisa menyertai dia, mereka jauh,tetapi lihat yang dilakukan Tuhan 1 samuel 3:19 “dan Samuel makin
besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari Firman-Nya itu yang
dibiarkan-Nya gugur “
1.
Firman Allah hidup dalam pribadi orang yang disertai Tuhan
2.
Hadirat Allah selalu dirasakan
3.
Tetap kuat ditengah penderitaan, cobaan bahkan ditengah kegagalan
4.
Tuhan membuat apa yang dikerjakan selalu berhasil
Kejadian 39:3-4 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan
bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,maka
Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf
diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada
kekuasaan Yusuf."
Ketika Yusuf kemudian
dipenjara, kembali kita temukan ayat yang menyatakan tentang penyertaan Tuhan. Kejadian 39:21,23
"Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat
Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.....Dan kepala penjara tidak
mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN
menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil."
5.
Kasih setia Tuhan berlimpah-limpah atas orang yang disertai Tuhan
6.
Semakin mengenal pribadi Tuhan (lagu : aku mengenal-Mu secara pribadi)
7.
Penyertaan Allah memberikan pengalaman mengalami mujizat.
Mujizat Tuhan kadangkala diluar pemikiran
kita, tetapi Dia akan tunjukkan itu kepada kita semua sebagai bukti bahwa Dia
selalu menyertai kita.
JIKA TUHAN MENYERTAI APA YANG HARUS KITA
LAKUKAN ?
-
Orang yang disertai Tuhan, dia akan tetaplah
rajin belajar, rajin bekerja, bertanggungjawab dengan hidupnya dan setia dalam
pelayanan.
-
Orang yang disertai Tuhan akan tetap
menjaga pergaulannya, menjaga langkahnya, dia akan tetap menjaga kekudusan.
-
Orang yang disertai
Tuhan tidak memanfaatkan situasi dan berbuat curang meskipun peluang untuk
melakukan hal itu ada didepan mata. Karena dia tahu Tuhan tidak suka kita
melakukannya !
Saat kaki sudah
tidak kuat berdiri, berlututlah. Saat tangan sudah tidak kuat menggenggam,
lipatlah. Saat kepala sudah tidak kuat ditegakkan, tunduklah. Saat hati sudah
tidak kuat menahan kesedihan, menangislah. Saat hidup sudah tidak mampu
dihadapi, berdoalah dan berbicara pada padaNya, karena DIA selalu menyertai
kita. Wahyu 3:7 berkata : "...apabila Ia
membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang
dapat membuka."
Bila hidup kita disertai Tuhan tidak ada perkara yang mustahil: pintu berkat, pintu kesempatan, pintu pemulihan, pintu kesembuhan dan sebagainya dibukakan untuk kita
Tema : PENGHARAPAN
kotbah : Pdt. Yehuda Yermiadi
Roma 8:25 "Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun"
Apa itu harapan , yaitu ketika anda sedang berjalan dalam kegelapan ingin melihat setitik cahaya.
Harapan adalah kemampuan untuk melihat bahwa ada cahaya meskipun ada kegelapan
Harapan adalah kekuatan untuk bergembira di dalam situasi yang menyesakkan
Harapan ibarat satu lebah yang membuat madu tanpa bunga
Martin luther – Hanya dalam kegelapan anda akan melihat bintang-bintang
Mazmur 147:11 "Tuhan senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setiaNya"
Harapan dapat mengalahkan rasa takut jika kita percaya
Harapan adalah mimpi seorang yang berjaga
Ibrani 6:19 "Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir"
=======================
Tema : TUHAN HEBAT, AKUPUN JADI HEBAT
kotbah : Pdt. Yehuda Yermiadi
mungkin kalian berpikir, nih judul lebay banget ?
Ini tidak lebay ! selama Tuhan yang hebat menjadi sandaran dan andalan kita, maka kitapun ikut hebat !
Kalau Tuhan membuat engkau meraih berkat dan menatap hari esok yang indah, siapa yang hebat ? Tuhan ! Sebaliknya, kalau engkau sombong siapa yang hebat ? bukan kamu, walaupun engkau menganggap dirimu hebat.
Karena, ketika engkau sombong atas atas apa yang engkau capai maka disitulah engkau sedang berada pada kehancuran dan Tuhan tidak akan menyatakan kehebatan-Nya dalam hidupmu!
Jika engkau berubah, karaktermu berubah, engkau tidak lagi menjadi anak muda seperti kebanyakan anak muda, orang akan bertanya-tanya siapa yang sudah mengubah hidupmu ? jawabannya tentunnya adalah Yesus. Siapa yang hebat ? Tuhan Yesus,
=====================
Tema : TAKUT GAGAL
kotbah : Pdt. Yehuda Yermiadi
semua orang ingin berhasil dalam hidupnya
dan disemua bidang yang berhubungan dengan aktifitasnya : usaha, pekerjaan,
keluarga, study, dalam melayani dan mengiring Tuhan.
Tapi kadang harapan dan keinginan itu ada
diantaranya yang hanya impian.
Ketika coba di cari tahu, ternyata saat
akan memulai dia TAKUT GAGAL.
CARA
MENGATASI TAKUT GAGAL ?
1.
Jangan takut untuk mencoba/ takut melangkah
Orang yang tidak pernah gagal
adalah orang yang tidak pernah melangkah.
- ketika mencoba melangkah ada 2 hal yang bisa terjadi : berhasil atau gagal
Saat anak berusia lebih dari 1 tahun dan mulai belajar berjalan, apakah langsung bisa jalan ? Apakah terjatuh saat mencoba berjalan ? saat jatuh, berdiri lagi nggak ? mencoba untuk berjalan lagi tidak ? berapa kali jatuhnya ? bisa berkali-kali, tetapi saat gagal berjalan, seorang anak akan terus dituntun orang tua nya untuk bangkit lagi dan merncoba untuk berjalan lagi, sampai dia benar-benar bisa berjalan dengan baik.
Pengkhotbah 9:10 Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi
Di Pengkhotbah 9:10 Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga,(JANGAN TAKUT GAGAL)
KALAU GAGAL BAGAIMANA ?
Amsal 24:16 Sebab
tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan
roboh dalam bencana.
Kegagalan itu alkitabiah ! ayat ini menunjukkan bahwa orang benar bisa jatuh dalam kegagalan, tetapi dia bangkit lagi.
Tuhan ijinkan kegagalan datang dalam hidup kita dengan banyak tujuan : supaya kita menyadari kesalahan kita, supaya tahu Allah tetap berserta, supaya mengalami mujizat dipulihkan oleh Tuhan, supaya bergantung kepada Tuhan, dsb.
yang penting bukan berapa kali saudara gagal, tetapi saat kegagalan dialami, apakah kita mau bangkit lagi !!
Abraham pernah gagal memegang janji Tuhan dan gagal dalam membangun rumah tangga dengan benar saat dia mengambil Hagar budaknya, tetapi dia bangkit kembali dari kegagalannya.
Daud pernah gagal saat dia jatuh dengan Batsyeba, tetapi dia bangkit lagi dan minta ampun kepada Tuhan, Tuhan pulihkan dari kegagalannya.
Dalam Pengkhotbah
9:10 ini menjelaskan bagaimana Allah
menciptakan setiap orang secara unik dan di beri kemampuan untuk melakukan pekerjaan(org
buntung tangan/kaki saja bisa kerja), memiliki
pertimbangan dan
pengetahuan (berhubungan dg perencanaan) serta hikmat (nabung, bangun relasi dg teman/rekanan bisnis) à lakukan SEKUAT TENAGA, tetapi juga
:
Amsal 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu
2.
Jangan hanyut oleh kegagalan yang dialami orang lain
“Kalau orangtua saya gagal,
saya juga pasti gagal.”
dia anak yang cerdas saja gagal, apalagi saya ?
saudara, jangan katakan kegagalan orang lain adalah kegagalanmu juga !
Tuhan tidak pernah memutuskan
saudara jadi orang gagal !!
amsal 19:21 Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana à (kegagalan bukan keputusan Tuhan)sekalipun ada saat Tuhan ijinkan kita gagal, tetapi Tuhan punya rencana menjadikan kita orang yang berhasil !! Yeremia 29:11
3.
Jangan selalu melihat kekurangan diri sendiri dan membandingkan
dengan kelebihan yang dimiliki orang lain.
4.
Jangan mudah dipengaruhi oleh apa kata orang
Teguran, kritik dan dihakimi
pasti kita alami dalam dinamika perjalan kehidupan,tetapi jangan ijinkan itu memberi dampak yang buruk dalam hidup
kita. Tetapi jadikan sebagai motivasi untuk anda BERJUANG !!
Teguran dan Kritik : mengkoreksi/masukan utk sebuah perubahan jd baik
Menghakimi : cenderung
untuk menjatuhkan
Tapi
sadari pengkritik dan orang yg suka menghakimi, biasanya hanya bisa menilai
tindakan, kesalahan dan keburukan orang lain, sedang dia sendiri belum tentu
bisa melakukan apa yang dikerjakan oleh orang yg dia kritik/dia hakimi.
Salah satu contohnya :
penonton sepak bola
Jika saat inipun saudara merasakan banyak orang yang mengharapkan kejatuhan dan kegagalan dalam usaha saudara, percayalah Tuhan akan membelamu.
Seperti pujian rohani : Meskipun seribu tangan
manusia / Menarikmu jatuh namun Tuhan yang bela
Memang Kita tdk bisa menyenangkan
semua orang. Krn sesempurna apapun tindakan
dan pekerjaan kita, akan selalu kurang memuaskan dan tampak tidak baik di mata orang yg tidak menyukai kita.
Sebaliknya walaupun tindakan dan pekerjaan kita jauh dr kata sempurna, dan
ada orang yg merasa cukup puas dengan jerih lelah kita,itu karena kita ada di hati
nya.
5.
Sadari bahwa saudara punya Tuhan yang sanggup melakukan segala
sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal.
Ayub
42:2 "Aku
tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu
yang gagal. (ayub
pernah gagal dlm usaha dan rumah tangga)
ayat di atas ditulis oleh Ayub.
Ayub pernah gagal dalam usahanya (bangkrut) karena semuanya habis.
Dia juga sempat gagal dalam berumah tangga, karena saat bangkrut istrinya meminta dia mengutuki Allah dan matilah.
di akhir pasal dalam kitab Ayub, saat ayub tetap bangkit dari kegagalannya, Tuhan pulihkan semuanya dan tidak ada rencana Tuhan yang gagal.
Mari katakan
dengan iman :
RENCANA
TUHAN ATAS HIDUP SAYA TIDAK ADA YANG GAGAL
RENCANA
TUHAN ATAS KELUARGA DAN ANAK2 SAYA TIDAK ADA YANG GAGAL
RENCANA
TUHAN ATAS MASA DEPAN SAYA TIDAK ADA YANG GAGAL
Jika
sekarang saya gagal, saya akan bangkit dan terus bangkit karena Tuhan sudah
rancangkan hidup saya menjadi orang berhasil !!!
Reff (saja)
Ku percaya Kau Tuhan / Yang
tak pernah gagal / Menjadikanku lebih dari
pemenang
Ku percaya Kau Tuhan yang tak pernah lalai / Menepati
janji-janjiMu
Medley
:
Meskipun
seribu tangan manusia / Menarikmu jatuh namun Tuhan yang bela
Tangan-Nya sanggup membuatmu naik ke gunung / Percayalah Tuhan yang bela
==========================
Tema : PRIBADI DI ATAS RATA-RATA
kotbah : Pdt. Yehuda Yermiadi
Yesaya 60:1-2 60:1 Bangkitlah,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar